Universitas Ibn Khaldun Bogor
Baca tips dan berita seputar perkuliahan untuk mendukung persiapan kuliahmu
Sinergi Teori & Prak...
13 Okt 2025
Bogor, 26 September 2025 – Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar Pembukaan dan Pembekalan PPL Terstruktur dengan tema “Sinergi Teori dan Praktik: Implementasi Ekonomi Syariah di Dunia Perbankan” pada Jumat (26/9). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 5 Prodi Ekonomi Syariah sebagai bagian dari proses persiapan mereka sebelum terjun langsung ke dunia kerja. Dalam sambutannya, Dekan FAI UIKA Bogor, Prof. Dr. Hj. Imas Kania Rahman, M.Pd.I., menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai jembatan antara teori di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan. “Melalui pembekalan ini, kami berharap mahasiswa mampu menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap menghadapi tantangan praktik di dunia perbankan syariah,” ungkapnya. Kegiatan ini menghadirkan H. Hendi Sofyan, B.B.A., Direktur Utama BPRS Amanah Ummah, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa mahasiswa Ekonomi Syariah harus membekali diri dengan pemahaman mendalam agar mampu mengimplementasikan teori dalam dunia kerja, khususnya pada sektor perbankan syariah yang menuntut integritas sekaligus kompetensi tinggi. Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Dr. H. Ahmad Dading Gunadi, M.A., turut menambahkan bahwa fokus PPL Terstruktur tahun ini diarahkan pada praktik ekonomi syariah yang aplikatif. Hal ini, menurutnya, menjadi langkah strategis dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan industri keuangan syariah yang terus berkembang. Dengan adanya pembekalan ini, UIKA Bogor menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi ekonom syariah yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap terjun dan berkontribusi nyata dalam pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia.
Baca Selengkapnya
UIKA dan PT Sinar Hi...
13 Okt 2025
Bogor, 11 Oktober 2025 — Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor terus memperkuat riset terapan berbasis industri dengan menjalin kerja sama strategis bersama PT Sinar Hijau Ventures (SHV). Kedua pihak menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam pelaksanaan Program Hibah Hilirisasi Ajakan Industri yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kolaborasi ini berfokus pada penelitian berjudul “Optimalisasi Teknologi Pengolahan Minyak Kenari Berbasis Ekstraksi Modern dan Jaminan Halal untuk Peningkatan Rendemen dan Kualitas Produk.” Melalui program ini, UIKA dan SHV berupaya menghadirkan inovasi pengolahan minyak kenari (Canarium indicum) yang bernilai tambah tinggi dan memperkuat posisi kenari sebagai komoditas unggulan halal Indonesia di sektor pangan dan kosmetik. Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Inovasi, dan Pengembangan UIKA Bogor, Dr. Budi Susetyo, Ir., M.Sc., menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk nyata sinergi perguruan tinggi dengan industri. “Kami ingin universitas ini tidak berada di dalam tempurung. Karena itu, kami terus mendorong kemitraan luas, termasuk dengan industri, melalui pendekatan Pentahelix Partnership,” ujarnya.Ia menambahkan, kerja sama ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi kedua pihak.“Kalau sudah ditandatangani PKS ini, kami berharap terealisasi. Kami ingin hasilnya dapat mendorong produk menuju HAKI, dan hal itu tak mungkin terwujud tanpa kemitraan,” tambahnya. Ketua Tim Peneliti UIKA, Dr. Trisiladi Supriyanto, M.Si., menjelaskan bahwa riset ini merupakan bagian dari program hibah hilirisasi industri yang melibatkan mitra sejak awal proses penelitian. “PT SHV memberikan spesifikasi produk yang diinginkan. Ini sangat strategis karena produknya berorientasi pada Healthy and Halal Foods,” jelasnya. Sementara itu, Direktur PT Sinar Hijau Ventures, Dessi Yuliana, menegaskan komitmen SHV dalam memperluas akses pasar bagi masyarakat pengelola hutan di kawasan Timur Indonesia. “Kami fokus memberikan akses pasar kepada komunitas hutan dengan membangun hub-hub kecil di sekitar kawasan hutan. Harapannya, fasilitas ini dapat membantu masyarakat yang selama ini belum memiliki akses pasar,” ujarnya. Kerja sama ini menjadi langkah nyata sinergi akademik–industri dalam memperkuat inovasi berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan. Selain menghasilkan produk halal dan ramah lingkungan, kolaborasi ini juga menjadi fondasi penting dalam membangun ekonomi hijau serta pemberdayaan masyarakat hutan. Dengan kerja sama ini, UIKA Bogor menegaskan komitmennya menjadi universitas riset Islam berdaya saing global yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan menuju visi UIKA 2040.
Baca Selengkapnya
Wakil Direktur Pasca...
13 Okt 2025
Jakarta – Wakil Direktur I Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, H. Hendri Tanjung, Ph.D, tampil sebagai salah satu pembicara pada The First Global Conference on Waqf Development 2025. Acara internasional ini digelar oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) bekerja sama dengan Bank Indonesia dalam rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Konferensi yang mengusung tema “Sustainable Waqf Amidst Global Uncertainty: Aligning with Equitable Future” menghadirkan pakar dan praktisi wakaf dari berbagai negara. Forum ini menjadi ajang diskusi peran strategis wakaf dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan global. Dalam paparannya, Hendri Tanjung menyampaikan hasil riset tim Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor bersama Hj. Qurroh Ayuniyyah, S.E., M.Ec., Ph.D, Abrista Devi, M.E.I, Ph.D, dan Ir. Arief Rochman Yulianto, M.M. Riset tersebut fokus pada pengembangan Implementation Index of Waqf Core Principles (IIWCP), instrumen pengukuran tata kelola lembaga wakaf berbasis Waqf Core Principles (WCP). “Indeks IIWCP hadir untuk membantu lembaga-lembaga nazhir dalam melakukan self-assessment terhadap praktik tata kelola wakaf mereka secara terukur, transparan, dan selaras dengan prinsip good governance,” ujar Hendri. Ia menambahkan, penguatan tata kelola merupakan fondasi penting agar potensi wakaf mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan ekonomi umat, terutama di masa ketidakpastian global. IIWCP sendiri merupakan program kolaborasi antara BWI, Bank Indonesia, dan International Research and Training Institute-Islamic Development Bank (IRTI-IsDB). Sejak 2018, program ini terus dikembangkan hingga kini mencapai versi 2.0 dengan platform berbasis website dan aplikasi Android melalui laman www.iiwcp.com.Kehadiran akademisi UIKA Bogor dalam forum global ini menunjukkan komitmen perguruan tinggi Islam tersebut dalam menghasilkan riset yang berdampak dan aplikatif. Sekolah Pascasarjana UIKA terus memperkuat kiprahnya melalui penelitian dan inovasi di bidang pengelolaan wakaf berkelanjutan berbasis teknologi serta prinsip syariah, guna mendukung penguatan ekosistem wakaf nasional maupun internasional.
Baca Selengkapnya
Stanford University...
13 Okt 2025
Bogor — Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor. Dosen Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Teknik dan Sains, Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, dinobatkan sebagai salah satu ilmuwan paling berpengaruh di dunia tahun 2025 oleh Stanford University bekerja sama dengan penerbit ilmiah terkemuka Elsevier. Pengakuan ini diumumkan pada 5 September 2025, melalui publikasi daftar Top 2% Scientists in the World 2025 — daftar bergengsi yang menampilkan para peneliti dengan dampak akademik terbesar berdasarkan data publikasi, sitasi, dan pengaruh ilmiah global. Dalam laporan tersebut, Prof. Ali Fulazzaky tercatat dalam dua kategori sekaligus, yakni Author Career (rekam jejak publikasi sepanjang karier) dan Author Single Year (kontribusi publikasi dalam satu tahun terakhir). Pencapaian ganda ini menegaskan konsistensinya sebagai peneliti aktif yang berkontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu rekayasa dan pengelolaan lingkungan (Environmental Engineering). Prof. Ali menempati peringkat global ke-88.173 di bidang utama Engineering dengan sub-bidang Environmental Sciences. Secara lebih spesifik, ia berada di posisi ke-2050 dari 130.223 ilmuwan di seluruh dunia, dengan H-index 26 Scopus dan Hm-index 5 — indikator yang menunjukkan kualitas, produktivitas, dan dampak berkelanjutan dari karya ilmiahnya. Menariknya, ini bukan kali pertama Prof. Ali menembus daftar elit dunia tersebut. Ia telah konsisten masuk dalam jajaran Top 2% Scientists versi Stanford selama lima tahun berturut-turut, sejak 2020 hingga 2025. Konsistensi ini memperkuat reputasinya sebagai salah satu ilmuwan Indonesia dengan kiprah internasional yang paling menonjol. Rektor UIKA Bogor, Prof. Mujahidin, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. “Prestasi Prof. Mohamad Ali Fulazzaky merupakan bukti nyata bahwa UIKA Bogor mampu melahirkan ilmuwan yang berpengaruh secara global. Pengakuan dari Stanford University ini memperkuat peran UIKA dalam mendukung riset berkelas dunia serta reputasi akademik di tingkat internasional,” ujarnya. Dalam kesempatan terpisah, Prof. Ali Fulazzaky mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang ia raih. “Alhamdulillah, saya bersyukur bisa kembali masuk dalam daftar ilmuwan terbaik dunia. Prestasi ini saya dedikasikan untuk Universitas Ibn Khaldun Bogor dan seluruh civitas akademika yang terus mendorong budaya riset dan publikasi ilmiah. Semoga ini menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat serta dunia,” ungkapnya. Capaian ini semakin menegaskan komitmen UIKA Bogor dalam memperkuat riset dan inovasi global. Sebagai perguruan tinggi Islam yang berorientasi pada keunggulan akademik dan kemaslahatan umat, UIKA terus berupaya melahirkan ilmuwan dan peneliti berkelas dunia yang membawa semangat From UIKA to the World.
Baca Selengkapnya