Analis Kesehatan

Ilmu Kesehatan dan Olahraga

Tentang Jurusan

Ini dia info lengkap tentang jurusan impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

Jurusan Analis Kesehatan adalah program pendidikan tinggi yang menawarkan pelatihan dalam analisis laboratorium medis dan ilmu-ilmu terkait. Analis Kesehatan bertanggung jawab atas pelaksanaan tes diagnostik dan pemantauan kesehatan pasien menggunakan teknologi laboratorium dan metode ilmiah. Mahasiswa Analis Kesehatan mendapatkan landasan pendidikan ilmiah dalam biologi, kimia, dan fisika. Ini melibatkan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip ilmiah yang mendasari pekerjaan di laboratorium kesehatan. Program ini memberikan pelatihan dalam keterampilan laboratorium esensial, seperti pengambilan sampel darah, pemrosesan sampel, analisis kimia darah, dan identifikasi mikroorganisme. Mahasiswa juga mempelajari teknik penggunaan peralatan laboratorium. Mahasiswa diajarkan tentang berbagai jenis tes diagnostik yang digunakan untuk mendiagnosis penyakit, memantau kondisi kesehatan, dan mengukur parameter fisiologis. Ini termasuk analisis darah, urine, tinja, dan cairan tubuh lainnya. Lulusan Analis Kesehatan memiliki peluang kerja di laboratorium kesehatan, rumah sakit, klinik, puskesmas, industri farmasi, dan berbagai lembaga kesehatan lainnya. Mereka berperan penting dalam mendukung diagnosis dan pemantauan kondisi kesehatan pasien melalui analisis laboratorium yang akurat.

Prospek Karier

Sudah terbayang mau jadi apa setelah lulus? Ini beberapa pilihan karier yang bisa jadi pilihanmu.

Lihat Karier Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang

Rekomendasi Kampus

Temukan kampus yang banyak diminati dengan reputasi baik, lulusan berkualitas, dan prospek kerja yang cerah

university
Swasta
logo
Universitas Efarina
EFARINA bagian dari RS Efarina Etaham Grup yang didirikan oleh berlatar Perwira Polisi Militer. Pada 20 April 2003 seorang Polisi Militer mendirikan klinik 24 jam (Rawat inap) di atas tanah seluas 770 m2 terletak di Jl. Bungursari No.1, Kabupaten Purwakarta, Propinsi Jawa Barat.Pada tanggal 27 Mei 2004, berubah menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak dalam perkembangan tanggal 19 Januari 2005 Rumah Sakit Ibu dan Anak berubah menjadi Rumah Sakit Umum, yang berkapasitas rawat inap pasien 150 tempat tidur. Atas ketekenunan pendiri pada tanggal 23 September 2008, pendiri berhasil melakukan espansi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Palalawan, Propinsi Riau dengan nama Rumah Sakit Efarina berkapasitas 200 tempat tidur. 28 Desember 2008 pendiri meresmikan 1 Rumah Sakit Efarina Etaham di Jl. Jamin Ginting No. 1, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.Pada tanggal 24 Juni 2009, pendiri mengambil alih Akademi Keperawatan Safaat menjadi Akademi Keperawatan Efarina yang beralamat Jl. Bungursari No. 1, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa barat dengan Nomor 94/D/0/2009 dari Menteri Pendidikan. Pada tanggal 13 November 2009, pendiri mendirikan SMK Kesehatan Efarina yang beralamat Jl. Bungursari No. 1, Purwakarta dengan Nomor 421/5703/Dikmen/2009. Pada tanggal 7 Desember 2009, dengan Nomor 5686/REN/2009 mendirikan SMK Kesehatan Efarina di Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi, Kabupaten Karo.Dalam perjalanan Rumah Sakit Efarina Etaham group berhasil mengantar pendiri membangun Kabupaten Simalungun pada tanggal 28 Oktober 2010 sebagai Kepala Daerah. Pada tanggal 27 September 2012, dengan Nomor 420/6178/REN.1/2012 dari Dinas Pendidikan Kabupaten Karo. SMK Kesehatan Efarina pindah ke Kabupaten Simalungun sekaligus berubah menjadi SMK Plus Kesehatan Efarina dengan Nomor 188.40/2266.A/Dikmen-2011 yang menjadi salah satu sekolah idola berstandar semi militer dalam rangka mendidik putra putri bangsa mandiri, berkualitas dan terampil.Perjalanan Efarina Etaham Group dalam mensukseskan pemerintah khususnya dibidang kesehatan baik dalam bidang pendidikan pendiri berusaha dan bekerja keras sehingga berdiri Universitas Efarina dengan ijin Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 413/E/O/2012, beralamat Jl. Sutomo Griya Hapoltakan Kav.1-10, Pematang raya, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara
university
Negeri
logo
Universitas Bengkulu
Universitas Bengkulu (UNIB) didirikan berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 17 tahun 1982 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Daud Yusuf. Pada saat yang sama dilantik Rektor UNIB pertama, Prof. Ir. Soenjoto Sumodihardjo (UGM) untuk masa jabatan 19821986. Dr. Ir. Soekotjo (UGM), yang sebelumnya menjabat Pembantu Rektor I, memimpin UNIB untuk periode 19861990. Untuk periode 19901995 Dr. Ir. Nitza Arbi (UNAND) diberi kepercayaan memimpin UNIB. Tahun 1995 sampai dengan 2005 jabatan Rektor UNIB dipegang oleh Prof. Dr. H Zulkifli Husin, S.E, M.Sc. (UNSYIAH). Sejak 2005 sampai dengan 2013 Rektor UNIB dijabat oleh Prof. Ir. Zainal Muktamar, Msc., Ph.D. Rektor ke6 Unib dipimpin oleh Dr. Ridwan Nurazi, S.E.,M.Sc., Ak dengan masa jabatan 20132017 dan 20172021. Pada tanggal 5 Oktober 2021, Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E., M.Sc. dilantik sebagai Rektor ke7 Universitas Bengkulu. Keberadaan UNIB merupakan wujud nyata dari perjuangan yang tak kenal menyerah dari Gubernur Soeprapto yang mendapat dukungan penuh dari masyarakat, tokoh adat, Pemda Tk. I Bengkulu, dan perguruan tinggi swasta bernama Universitas Semarak Bengkulu (UNSEB). Dukungan universitas ini diwujudkan dalam bentuk penyerahan mahasiswa UNSEB sebagai cikal bakal UNIB beserta lahan Kampus seluas 24,9 Ha di Desa Beringin Raya Bengkulu. Kendala utama yang dihadapi pada saat proses pendirian UNIB berdasarkan hasil studi kelayakan yang dilakukan oleh Universitas Sriwijaya di antaranya yaitu tidak tersedianya tenaga edukatif, sehingga pada waktu itu disimpulkan bahwa di Bengkulu belum layak didirikan sebuah universitas negeri. Kendala tersebut akhirnya dapat diatasi setelah Gubernur Soeprato menjalin kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta atas petunjuk Presiden Soeharto. Realisasi dari hasil kerjasama tersebut dikirimlah beberapa tenaga edukatif dari UGM antara lain Prof. Ir. Soenjoto Sumodihardjo, Dr. Ir. Soekotjo, Drs. Sutarto, Ir. Supratoyo dan H. Hidjazi, S.H. untuk diperbantukan di UNIB baik sebagai pejabat struktural maupun sebagai tenaga edukatif. Mereka melakukan rekruitmen tenaga edukatif dari beberapa universitas di Jawa dan Sumatera.
Lihat Kampus Lainnya
Menu
Profil
Riwayat