Universitas Ibn Khaldun Bogor

Baca tips dan berita seputar perkuliahan untuk mendukung persiapan kuliahmu

article
Pekan Ta’aruf 2025:...
13 Okt 2025
Bogor – Pekan Ta’aruf 2025 Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor sukses digelar pada 22–25 September 2025 dan diikuti ribuan mahasiswa baru dengan penuh antusias. Selama empat hari, suasana kampus di Jalan KH. Sholeh Iskandar dipenuhi semangat yel-yel, tawa, dan cerita baru dari 1.479 mahasiswa baru yang resmi bergabung dalam keluarga besar UIKA tahun ini. Bukan sekadar acara seremonial, Ta’aruf 2025 jadi momen penting buat mahasiswa baru untuk kenal lebih dekat dengan dunia kampus. Mulai dari tur kampus, papermob raksasa bertuliskan “Ibn Khaldun Muda 2025”, sampai sesi materi bareng tokoh penting, semuanya bikin Ta’aruf kali ini penuh warna dan bermakna. Rektor UIKA, Prof. Mujahidin, mengingatkan mahasiswa baru agar tidak menyia-nyiakan kesempatan kuliah. “Sukses bukan cuma untuk diri sendiri, tapi juga sukses di tengah masyarakat. Empat tahun lagi kita ketemu di wisuda, insyaAllah kalian sudah siap mengabdi,” pesannya. Kepala LLDIKTI IV Jabar-Banten, Dr. Lukman, juga menekankan pentingnya kerja keras biar bisa lulus tepat waktu. “Tetapkan cita-cita sejak sekarang. Masa kuliah nggak akan bisa diulang, jadi manfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya. Nggak ketinggalan, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim ikut memotivasi mahasiswa baru. Menurutnya, jadi mahasiswa itu kehormatan besar. “Kalian ada di sini berkat keringat dan perjuangan orang tua. Jangan sia-siakan kesempatan ini,” tegasnya. Pemkot Bogor, lanjut Dedie, siap berkolaborasi dengan UIKA untuk mengembangkan bakat dan minat mahasiswa. Suasana makin semarak ketika Kolonel Sus Dr. Abdur Rahim dari Kemhan RI menyampaikan pentingnya semangat bela negara. Ia mengingatkan mahasiswa untuk tetap solid, tidak gampang dipecah, dan siap jadi garda terdepan menjaga persatuan bangsa. Pekan Ta’aruf 2025 pun ditutup dengan prosesi penyematan jaket almamater hijau khas UIKA yang jadi simbol resmi masuknya mahasiswa baru ke dunia kampus. Haru, bangga, dan semangat bercampur jadi satu. Ta’aruf tahun ini membuktikan bahwa mahasiswa baru UIKA bukan cuma siap belajar, tapi juga siap jadi generasi berkarakter, berdaya saing, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Baca Selengkapnya
article
Bangun Jejaring Glob...
13 Okt 2025
Jakarta, 25 September 2025 – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali menegaskan kiprah internasionalnya dengan berpartisipasi dalam NEXT Summit 2025 yang digelar di Auditorium BJ Habibie, BRIN Jakarta. Kegiatan berskala internasional ini menghadirkan delegasi Indonesia dan Tiongkok, para akademisi, investor, hingga pejabat tinggi negara. UIKA Bogor melalui Dr. Popy Novita Pasaribu, S.TP., M.Bsys., selaku Ketua INCO (International and National Colloquial Office), bersama 11 mahasiswa yang bertugas sebagai volunteer, terlibat aktif mendukung jalannya agenda. Para mahasiswa UIKA berperan di berbagai divisi mulai dari registrasi, event operation, liaison officer untuk mendampingi tamu VIP, hingga dokumentasi acara. Acara dibuka dengan sambutan pejabat BRIN dan NEXT Federation, dilanjutkan dengan keynote speech mengenai inovasi dan investasi berkelanjutan. Rangkaian acara juga diwarnai panel diskusi bertema Indonesia’s Development Outlook & Opportunities for International Investment, Science and Technology Parks, hingga Innovative Financing Instruments. Tak ketinggalan, dilakukan pula penandatanganan kerja sama strategis antar lembaga internasional. Menurut Dr. Popy, kolaborasi lintas sektor yang diinisiasi NEXT Federation menjadi momentum penting bagi Indonesia. “Kolaborasi pentahelix dalam kerja sama Indonesia dan Tiongkok yang diinisiasi NEXT Federation menjadi penting dengan keterlibatan aktif akademisi. Tahun ini, penyelenggaraan Summit di Jakarta bersama BRIN juga diperkuat dengan kontribusi mahasiswa UIKA Bogor sebagai volunteer, yang mencerminkan peran perguruan tinggi dalam mendukung forum internasional,” jelasnya. Ia menambahkan, pengalaman ini menjadi kesempatan emas bagi mahasiswa. “Pengalaman menjadi volunteer di acara internasional ini bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga membangun kepercayaan diri mahasiswa UIKA untuk siap menghadapi dunia profesional,” ujarnya. Keterlibatan UIKA Bogor dalam NEXT Summit 2025 sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam forum internasional. Mahasiswa tidak hanya mendapat pengalaman berharga dan memperluas jejaring global, tetapi juga mengangkat reputasi UIKA sebagai kampus yang berkomitmen mendukung internasionalisasi pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia unggul di tingkat global.
Baca Selengkapnya
article
UIKA Bogor Gaungkan...
31 Jul 2025
Bogor – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali menorehkan prestasi di kancah internasional lewat kiprah Program Studi Magister Komunikasi Penyiaran Islam (MKPI) Sekolah Pascasarjana. Dalam kolaborasi strategis dengan Universitas Sultan Zainal Abidin, Malaysia, UIKA menginisiasi kegiatan Community Service Marketing Komunikasi Berbasis STEM Batik sebagai Diplomasi Budaya.Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk Forum Diskusi Ilmiah yang menghadirkan perajin batik asal Kota Bogor, Sri Ratna Handayani Budhie, sebagai narasumber utama. Forum ini dihelat oleh Program Studi Public Relation Fakultas Bahasa dan Komunikasi Universitas Sultan Zainal Abidin, dan diikuti oleh para pelajar serta akademisi di Terengganu, Malaysia.Ketua Program Studi MKPI UIKA Bogor, Dr. Dewi Anggarayni, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memperkenalkan batik sebagai warisan budaya bangsa sekaligus sarana diplomasi lunak (soft diplomacy) antara Indonesia dan Malaysia.“UIKA melalui MKPI berupaya mengemas pendekatan komunikasi budaya yang relevan dengan konteks global. Dalam forum ini, kami juga mengenalkan pendekatan STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika) sebagai metode edukatif agar batik lebih mudah dipahami secara ilmiah dan aplikatif oleh generasi muda,” ujar Dewi.Ia menambahkan bahwa STEM menjadi indikator utama dalam program ini untuk mengukur persepsi masyarakat, khususnya anak muda, terhadap pentingnya merawat batik sebagai simbol identitas budaya bangsa.Sementara itu, Sri Ratna Handayani Budhie, perajin sekaligus owner brand Batik Handayani Geulis, menegaskan bahwa batik bukan sekadar kain, tetapi merupakan simbol kearifan lokal dan identitas bangsa yang wajib diwariskan.“Forum ini sangat strategis, bukan hanya untuk promosi batik Indonesia, tetapi juga untuk memperkuat harmonisasi budaya serumpun Indonesia-Malaysia,” ujarnya.Keterlibatan aktif UIKA Bogor dalam forum internasional ini menjadi bukti komitmen perguruan tinggi Islam swasta ini dalam mengangkat budaya lokal ke panggung global melalui pendekatan ilmiah, kolaboratif, dan kontekstual.
Baca Selengkapnya
article
FAI UIKA Bogor Perku...
19 Jun 2025
Bogor, 20 Januari 2025 – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menerima kunjungan delegasi dari Malaysia, Thailand, dan Korea Selatan dalam rangkaian program International Youth Exchange (IYE). Program yang berlangsung pada 19–23 Januari 2025 di Olè! Suites Hotel & Cottage Sentul, Bogor ini digagas oleh Dr. Raden Ridwan Hasan Saputra, M.Si., dosen UIKA sekaligus Direktur Klinik Pendidikan MIPA (KPM). Program IYE bertujuan mempererat hubungan antarbangsa melalui kegiatan pendidikan, budaya, dan kompetisi. Salah satu agenda utama adalah pertukaran budaya, di mana peserta dari berbagai negara mempresentasikan tarian tradisional, musik, pakaian adat, dan kuliner khas mereka. Kompetisi matematika, termasuk Individual Contest, Team Contest, dan Puzzle Contest, menjadi sorotan dalam acara ini karena dirancang untuk mengasah kemampuan analitis dan kerja sama tim. Acara kunjungan delegasi dimulai dengan sambutan dari Dekan FAI UIKA Bogor, Prof. Dr. Hj. Imas Kania Rahman, M.Pd.I., yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran delegasi. “Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, serta mempererat hubungan internasional,” ungkapnya. Hadir pula jajaran pimpinan FAI UIKA, yakni Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Salati Asmahasanah, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan Bidang Pengelolaan Sumber Daya Tika Kartika, S.Hut., M.E.Sy., dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Yono, S.H.I., M.H.I. Dr. Salati menambahkan bahwa program ini membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda di tingkat global. Dr. Raden Ridwan Hasan Saputra menegaskan, “IYE menjadi wadah untuk memperkuat persahabatan antarbangsa sekaligus menciptakan lingkungan pembelajaran multikultural bagi generasi muda.” Kunjungan delegasi ini menghasilkan beberapa kesepakatan penting, termasuk rencana kolaborasi dalam penelitian bersama, program pertukaran pelajar, serta pengembangan kurikulum berbasis global. Acara diakhiri dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol persahabatan dan kerja sama yang erat antara FAI UIKA Bogor dan delegasi internasional. Program ini tidak hanya memperluas jejaring internasional FAI UIKA Bogor, tetapi juga menegaskan komitmen KPM dalam memajukan pendidikan yang inovatif dan relevan di tingkat global.
Baca Selengkapnya
Halaman 4 dari 9
Menu
Profil
Riwayat