Kuliah Umum Bersama Wakil Menteri Kamboja, Alumni Pesantren Ulil Albaab

06 Januari 2026 • Oleh Universitas Ibn Khaldun Bogor

Bogor, 25 Oktober 2025 — Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menerima kunjungan istimewa dari His Excellency Man Sokry, Wakil Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Kerajaan Kamboja, dalam agenda Silaturahmi dan Kuliah Umum bertema “Pengalaman Belajar dan Nilai Kehidupan di Pesantren Ulil Albaab”. Kegiatan ini digelar di Ruang Conference 2 UIKA Bogor dan dihadiri oleh Rektor UIKA beserta jajaran Wakil Rektor, para pengasuh, dan mahasantri Pesantren Ulil Albaab.



Dalam kesempatan tersebut, Man Sokry mengenang masa belajarnya sebagai alumni Pesantren Ulil Albaab UIKA Bogor. Ia mengungkapkan bahwa pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya hingga dipercaya mengemban amanah sebagai pejabat negara di Kamboja.



Menurutnya, nilai-nilai keislaman seperti keikhlasan, kerja sama, disiplin, dan rasa tanggung jawab yang ditanamkan di pesantren menjadi fondasi kuat dalam menjalani karier dan kehidupan bermasyarakat. Ia turut memberikan motivasi agar mahasiswa tidak berhenti belajar dan selalu rendah hati dalam mencari ilmu.



“Kalau ada hal yang belum kita pahami, jangan gengsi untuk bertanya. Walaupun kita punya jabatan tinggi, kita tetap harus rendah hati. Jangan meremehkan orang lain, karena mungkin dia bisa sesuatu yang kita belum bisa,” pesan Man Sokry.



Acara juga diisi dengan nasehat dari Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc. selaku Pembina Pesantren Ulil Albaab. Dalam pesannya, Prof. Didin menekankan pentingnya proses yang benar dalam menjalani kehidupan, serta menjadikan niat lillahi ta‘ala sebagai dasar setiap amal perbuatan.



“Hidup ini harus dijalani dengan proses yang benar. Jangan terlalu berorientasi pada hasil, tetapi lakukan setiap hal dengan niat lillahi ta‘ala. Dari keikhlasanlah muncul kekuatan dan ketenangan dalam beramal,” ungkap Prof. Didin.



Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa, santri, dan para pengasuh pesantren. Kehadiran tokoh internasional yang merupakan alumni UIKA Bogor ini disambut antusias sebagai bukti bahwa UIKA mampu melahirkan pemimpin berkarakter di tingkat global.



Dengan terselenggaranya kuliah umum ini, UIKA Bogor berharap hubungan silaturahmi lintas negara semakin erat serta menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan santri untuk terus berprestasi, mengharumkan nama kampus, dan menebar manfaat bagi umat dan bangsa.

Artikel Lainya

Baca tips dan berita seputar perkuliahan untuk mendukung persiapan kuliahmu

article
UIKA Bogor Lepas kem...
06 Jan 2026
Bogor, 30 Oktober 2025 — Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi berwawasan global dengan melepas 21 mahasiswa terbaik untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional ke Thailand Batch 6 dan Malaysia Batch 5, serta empat mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) yang akan menjalani Program Magang Internasional di Mahkamah Syariah Trengganu, Malaysia. Kegiatan pelepasan ini berlangsung di Ruang Conference Rektorat Lantai 3 UIKA Bogor dan dihadiri langsung oleh Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., bersama jajaran wakil rektor, dekan, kepala lembaga, kepala International National Collaboration Office (INCO), serta para ketua program studi dari fakultas terkait. Program KKN Internasional yang dijalankan UIKA Bogor merupakan bagian dari upaya memperluas kerja sama luar negeri melalui International National Collaboration Office (INCO) dan mendorong mahasiswa agar siap menjadi duta kampus di kancah internasional. Peserta KKN Internasional Thailand Batch 6 terdiri dari 15 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Agama Islam (FAI). Mereka akan menjalankan pengabdian di berbagai sekolah mitra, di antaranya Solihuddin School, Darul Aman, Patna School, Jazerooh Krabi, Thamsuksa School, Tasdikiah School, serta sekolah umum di Bangkok dan Bambrungsuksa. Sementara itu, KKN Internasional Malaysia Batch 5 diikuti oleh enam mahasiswa dari program studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Teknologi Pendidikan (TP). Mereka akan menjalankan kegiatan pengabdian di Ma’had Darul Azhar, Malaysia. Selain itu, empat mahasiswa dari Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) juga dilepas untuk melaksanakan Program Magang Internasional atau Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Mahkamah Syariah Trengganu, Malaysia. Dalam sambutannya, Rektor UIKA Bogor, Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada para mahasiswa yang akan berangkat menjalankan pengabdian lintas negara. Ia menegaskan bahwa KKN Internasional merupakan program yang memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun pengembangan karakter. “KKN Internasional ini manfaatnya luar biasa, karena memberikan pengalaman yang sangat besar. Tinggal di luar negeri selama enam bulan dan menimba pengetahuan yang baru akan menjadi pengalaman terbaik dalam hidup kalian,” ujar Prof. Mujahidin. Beliau juga berpesan agar seluruh peserta dapat menjaga nama baik UIKA Bogor serta menjadi representasi mahasiswa Islam yang unggul, beretika, dan adaptif terhadap lingkungan sosial serta budaya di negara tujuan. Menurutnya, kesempatan ini tidak hanya tentang belajar dan mengajar, tetapi juga membangun jejaring, mengenalkan nilai-nilai Islam moderat, serta menunjukkan keunggulan kampus Islam Indonesia di kancah global. Momen pelepasan mahasiswa ditandai dengan penyematan kartu identitas peserta secara simbolis oleh Rektor dan Wakil Rektor UIKA Bogor. Simbolisasi tersebut menggambarkan kepercayaan dan doa restu kampus kepada para mahasiswa yang akan berangkat sebagai duta akademik dan budaya. Kehadiran para pimpinan universitas, dekan, serta kepala lembaga turut menambah khidmat dan semangat kebersamaan dalam acara tersebut. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dari UIKA Bogor dalam mendukung visi “UIKA Goes Global” dan sejalan dengan status Akreditasi Institusi “Unggul” yang baru saja diraih. Melalui program seperti KKN dan magang internasional, UIKA Bogor terus berkomitmen mencetak lulusan berkarakter Islami, berwawasan global, dan siap bersaing di tingkat internasional. Universitas yang berdiri sejak 1961 ini terus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan di Asia Tenggara, sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang berdaya saing global, relevan dengan zaman, dan berkontribusi bagi peradaban dunia.
Baca Selengkapnya
article
Mahasiswa Desain Fas...
06 Jan 2026
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Desain Fashion Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor mencuri perhatian dalam ajang Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, pada Kamis (6/11/2025). Kehadiran mereka sebagai desainer muda membuka ruang baru bagi kreativitas mahasiswa vokasi untuk tampil di panggung fashion muslim berskala nasional.Pada perhelatan yang dibuka langsung oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, JMFW 2026 kembali menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia. “Hari ini pembukaan JMFW ke-2, Indonesia sebagai pusat modest fashion, meningkatkan ekspor, dan bagaimana menggerakkan industri fesyen dan juga UMKM kita,” ujar Menteri Budi dalam sambutannya.Mahasiswa angkatan 2022—Rike Yuli Pratiwi, Gaistia Soraya Sofa, Chantika Nadya Setiyadi, Shofa Fajri Zakiyyah, Yumna Nurul Qonita, dan Salma Aulia Sanjaya—menampilkan karya terbaik mereka dalam parade utama JMFW 2026. Koleksi tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan brand IRD by Indriya R. Dani serta SMK Alqi Profesi, memadukan kreativitas muda dengan sentuhan budaya Indonesia dan standar modest fashion modern.Dosen pendamping, Dr. Hj. Indriya, S.E., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas pencapaian para mahasiswa. “Kesempatan tampil di JMFW menjadi bukti bahwa mahasiswa vokasi juga mampu bersaing di panggung nasional. Ini bukan sekadar ajang pamer, tetapi pembelajaran nyata untuk menyiapkan desainer masa depan Indonesia,” ujarnya.Acara yang dihadiri lebih dari 400 peserta dari kalangan desainer, UMKM, praktisi fashion, dan media tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa UIKA dalam memahami ekosistem industri fashion secara langsung. Mereka memperoleh pengalaman mengenai proses kurasi, standar kualitas fashion show nasional, hingga kerja sama lintas institusi yang menjadi elemen penting dalam pengembangan desain.Partisipasi UIKA Bogor dalam JMFW 2026 juga menjadi ajang promosi efektif bagi Program Studi Pendidikan Vokasional Desain Fashion untuk dikenal lebih luas oleh masyarakat dan industri kreatif. Karya mahasiswa mendapat apresiasi positif dari pengunjung, memperkuat potensi mereka sebagai generasi baru yang siap berkontribusi membangun masa depan modest fashion Indonesia.
Baca Selengkapnya
Menu
Profil
Riwayat