Ilmu Administrasi Negara

Ilmu Sipil

Tentang Jurusan

Ini dia info lengkap tentang jurusan impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

Jurusan Ilmu Administrasi Negara merupakan disiplin ilmu yang mempelajari tentang struktur, fungsi, dan proses administrasi dalam konteks pemerintahan negara. Mahasiswa dalam jurusan ini mempelajari berbagai teori dan konsep administrasi publik, manajemen pemerintahan, kebijakan publik, dan praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan organisasi publik. Lulusan program studi Ilmu Administrasi Negara memiliki peluang karir yang luas di berbagai sektor, termasuk di pemerintahan, lembaga swadaya masyarakat, sektor swasta, serta lembaga internasional, dalam peran-peran seperti manajer publik, analis kebijakan, konsultan, administrator program, dan manajer sumber daya manusia. Melalui pendidikan dalam Ilmu Administrasi Negara, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.

Prospek Karier

Sudah terbayang mau jadi apa setelah lulus? Ini beberapa pilihan karier yang bisa jadi pilihanmu.

Lihat Karier Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang

Rekomendasi Kampus

Temukan kampus yang banyak diminati dengan reputasi baik, lulusan berkualitas, dan prospek kerja yang cerah

university
Swasta
logo
Universitas Karimun
Rencana awal berdirinya Universitas Karimun datangnya dari beberapa PNS di Kabupaten Karimun yang saat itu sedang mengambil Program Doktoral di Surabaya. Asumsi awal dari didirikannya Universitas di kabupaten Karimun adalah telah cukup tersedianya dosen yang dapat mengajar dengan pendidikan S2 dan S3 dan dapat mengisi Dharma pembelajaran apabila berdiri kelak. Seiring berjalannya waktu dan upaya yang telah dilakukan oleh para perintis, maka pendirian Universitas Karimun pun terwujud dengan terbitnya nomor izin: 214/D/0/2008 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktur Akademik Departemen Pendidikan Nasional. Harapan mulia pendirian Universitas di daerah Kabupaten Karimun adalah untuk membantu keringan orang tua dan wali, terutama mereka yang berada di pulau-pulau yang tersebar di wilayah kabupaten Karimun agar dapat meneruskan pendidikan di daerah dengan kualitas pendidikan yang memenuhi standar minimal pengelolaan PT. Sebagai universitas yang baru dirintis, pengelolaan Universitas Karimun pada awal-awal belum sepenuhnya lancar dan sesuai dengan standar minimum yang disaratkan Kementrian Pendidikan direktorat Pendidikan Tinggi. Tri-Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan poin-poin penilaian yang menjadi syarat dan ukuran keterpenuhan akreditasi, masih belum optimal dikelola. Berbagai upaya untuk bangkit dari kekurangan terutama pada bidang Dharma Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat terus dilakukan berbagai pihak terutama Dosen yang secara resmi ber-homebase di Universitas Karimun. Dengan mulai difungsikannya berbagai unsur dan elemen dari rekan-rekan yang berkecimpung lansung dalam dunia akademik, Sistim penjaminan mutu internal, transparansi pengelolaan, kerjasama dengan berbagai pihak, dan pelatihan-pelatihan yang terus menerus baik internal maupun ekternal, walhasil pada tahun 2020, Universitas Karimun telah mulai merangkak dan berangsur pulih dengan berbagai perbaikan dan keterpenuhin standar minimum pengelolaan pendidikan tinggi yang disyaratkan oleh undang-undang. Hingga saat ini Universitas Karimun telah memiliki 12 Jurnal berbasis online, dengan salah satu jurnal telah berhasil terakreditasi Nasional peringkat 5, dan 6 Jurnal lainnya sedang dalam proses akreditasi Sinta. Terdapat 10 Prodi yang semuanya terakreditasi baik, dan juga akreditas Institusi. Saat ini Universitas Karimun telah berhasil menempatkan diri pada klaster Madya bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Ini Merupakan pencapaian yang luar biasa buat seluruh civitas Akademika Universitas Karimun. Berkat kesungguhan, keseriusan, dan komitmen seluruh warga Kampus, serta didukung oleh seluruh stakeholder, Universitas Karimun telah mulai bangkit dari di bawah standar minimum, menapak berada sedikit di atas standar minimum. Semoga upaya yang terus tiada mengenal lelah ini dapat terus dilakukan dari masa ke masa dan generasi ke generasi sehingga Universitas Karimun menjadi kampus yang terkemuka dan dapat memenuhi harapan awal didirikannya Kampus di daerah yaitu menyediakan sumberdaya manusia yang mandiri, profesional, berkualitas, dan bermoral.
university
Swasta
logo
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Nasional
Cikal bakal berdirinya Prodi Ilmu Adminsitrasi Negara berawal dari didirikannya Sekolah Tinggi Ilmu Adminstrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe yang dimulai dengan pendirian Yayasan Pendidikan Amanat Bangsa dengan Akte Notaris Nomor 76 tanggal 30 November 1998, pejabat yang mengeluarkan Bukhari Muhammad, S.H. Pada tahun 2002 yayasan mengajukan proposal pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe ke Menteri Pendidikan Nasional di Jakarta dengan 2 (dua) program studi yaitu Ilmu Administrasi Negara dan Administrasi Niaga Pada tanggal 13 Mei 2002 dikeluarkannya izin pertama sekali pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Adminstrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe dengan dua Program Studi. Dengan kondisi daerah terus menerus dilanda konflik pada saat itu, maka penyelenggaraan pendidikan tidak dapat berjalan lancar. Dari 2 (dua) Program Studi tersebut hanya Program Studi Ilmu Administrasi Negara yang dapat berjalan dan diminati oleh mahasiswa. Sehingga Prodi Ilmu Administrasi Negara merupakan satu-satunya Prodi di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nasional Lhokseumawe. Pada Tahun 2004 diajukan Permohonan Perpanjangan Izin Operasional STIA Nasional ke Menteri Pendidikan Nasional melalui Dikti di Jakarta. Pada Tanggal 24 November 2004 keluar Izin Perpanjangan Penyelenggaraan Pendidikan dengan Nomor 4504/D/T/2004. STIA (Nasional) telah melakukan perpanjangan izin ketiga pada tanggal 24 November 2008 dengan Nomor 3300/D/T/2008 dan juga telah mengajukan perpanjangan izin ke empat yang dibuktikan dengan hasil Akreditasi yang dikeluarkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) berdasarkan SK BAN-PT No. 483/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2014 pada tanggal 29 Desember 2014 dengan memiliki status Terakreditasi “B”. STIA Nasional menyelenggarakan proses pendidikan dan pengajaran berkaitan dengan penyebarluasan pengetahuan dan konsep-konsep keilmuan sehingga menghasilkan lulusan yang memiliki kepedulian dan keahlian untuk mengatasi permasalahan yang ada dalam kehidupan bernegara, bermasyarakat, dan menguasai bidang/kajian administrasi pembangunan dan kebijakan publik yang berfikir dan bertindak edukatif, profesional, bertanggung jawab, jujur dan mempunyai dedikasi tinggi serta memihak pada kepentingan publik.
university
Negeri
logo
Universitas Tanjungpura
Universitas Tanjungpura didirikan pada tanggal 20 Mei 1959 dengan nama Universitas Daya Nasional di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Daya Nasional sebagai sebuah universitas swasta. Pendirinya merupakan tokoh-tokoh politik dan pemuka masyarakat Kalimantan Barat, yang dikoordinasikan langsung oleh Oevaang Oeraay. Pada saat berdiri universitas ini memiliki dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Tata Niaga. Para tenaga pengajar pada masa-masa tersebut adalah para sarjana dan sarjana muda yang terdapat di daerah Kalimantan Barat.[2] Status Universitas Daya Nasional berubah menjadi Universitas Negeri Pontianak berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 53 Tahun 1963 Tanggal 16 Mei 1963. Namun tanggal peringatan penetapan status universitas negeri ditetapkan 20 Mei 1963 dengan nama Universitas Negeri Pontianak dan ditandai pula dengan dibukanya dua fakultas baru yaitu Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik serta perubahan nama Fakultas Tata Niaga menjadi Fakultas Ekonomi. Sejalan dengan situasi politik RI tahun 1965, nama universitas diubah menjadi Universitas Dwikora (berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 278 Tahun 1965 tanggal 14 September 1965), sekaligus menandai pembukaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol).[3] Akhirnya nama Universitas Dwikora berganti lagi menjadi Universitas Tanjungpura (Untan), berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 171 Tahun 1967. Nama Universitas Tanjungpura ini berasal dari nama Kerajaan Tanjungpura yang terletak di Kalimantan Barat. Hingga saat ini, Untan telah memiliki sembilan Fakultas dengan jenjang pendidikan hingga doktoral (S3) serta memiliki Rumah Sakit Universitas Tanjungpura.
Lihat Kampus Lainnya
Menu
Profil
Riwayat