Penyuluh kesehatan

Rentang Gaji: Rp4,5jt - Rp9,7jt

Tentang Karier

Ini dia info lengkap tentang karier impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

Seseorang yang memberikan informasi, edukasi, dan dukungan kepada masyarakat tentang pencegahan penyakit, gaya hidup sehat, dan praktik kesehatan dengan membantu meningkatkan kesadaran dan perilaku sehat melalui kegiatan edukasi dan dukungan emosional.

Jabatan

Ini dia jabatan yang tersedia di karier ini. Kamu bisa memilih jabatan yang sesuai dengan minatmu.

Penyuluh Diabetes Bersertifikat Spesialis Perkembangan Anak Instruktur Klinis Penyuluh Perawat Klinis Konsultan Kesehatan Masyarakat Koordinator Komunitas Pendidikan Kesehatan Koordinator Pendidikan Penyuluh Kesehatan Spesialis Promosi Kesehatan Penyuluh Kesehatan Masyarakat

Rekomendasi Jurusan

Rekomendasi jurusan kuliah di Program Studi ini, lengkap dengan prospek karier untuk masa depanmu

Lihat Jurusan Lainnya

Rekomendasi Kampus

Temukan beragam kampus yang sesuai dengan karier ini.

university
Swasta
logo
Akademi Terapi Wicara
Akademi Terapi Wicara - Yayasan Bina Wicara diawali dengan penyelenggaraan Kursus Speech Correction A dan B pada tahun 1971-1972 (masing-masing 6 bulan).Dorongan penyelenggaraan kursus tersebut adalah kenyataan bahwa di masyarakat dijumpai orang-orang yang mengalami gangguan berkomunikasi belum tidak mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan. Di sekolah-sekolah Luar Biasa juga ditemukan siswa-siswa yang mengalami gangguan perkembangan bahasa dan bicara yang tidak mungkin ditangani oleh guru-guru. Karena memang guru-guru sesuai dengan latar belakang pendidikannya dipersiapkan / dididik untuk menjadi guru bukan untuk menjadi Terapis Wicara. Peserta kursus umumnya guru-guru SLB dengan pertimbangan mereka telah memiliki pengetahuan dasar dan pengalaman memberikan pelayanan kepada anak berkelainan.Akhir tahun 1972 dilakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan dan hasil kursus. Akhirnya diputuskan pada awal tahun 1973 kursus ditingkatkan menjadi program pendidikan 3 tahun dengan latar belakang pendidikan peserta didik SLTA. Pelaksanaannya pada awal tahun 1973 dibuka penerimaan mahasiswa baru untuk mahasiswa tahun pertama dan mereka yang dinyatakan lulus Kursus Speech Corection A dan B dapat melanjutkan dan diterima sebagai mahasiswa tahun kedua.Institusi penyelenggara yaitu Lembaga Pendidikan Bina Wicara "Vacana Mandira" Yayasan Bina Wicara. Tenaga pengajar yaitu tenaga ahli (Speech Therapist) dari India, Linguist dari Negeri Belanda dan tenaga pengajar untuk mata kuliah dasar dari Fak. Kedokteran UI, Fak. Psikologi UI, dan Fak. PLB UNJ (IKIP Jakarta).
university
Negeri
logo
Universitas Bengkulu
Universitas Bengkulu (UNIB) didirikan berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 17 tahun 1982 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Daud Yusuf. Pada saat yang sama dilantik Rektor UNIB pertama, Prof. Ir. Soenjoto Sumodihardjo (UGM) untuk masa jabatan 19821986. Dr. Ir. Soekotjo (UGM), yang sebelumnya menjabat Pembantu Rektor I, memimpin UNIB untuk periode 19861990. Untuk periode 19901995 Dr. Ir. Nitza Arbi (UNAND) diberi kepercayaan memimpin UNIB. Tahun 1995 sampai dengan 2005 jabatan Rektor UNIB dipegang oleh Prof. Dr. H Zulkifli Husin, S.E, M.Sc. (UNSYIAH). Sejak 2005 sampai dengan 2013 Rektor UNIB dijabat oleh Prof. Ir. Zainal Muktamar, Msc., Ph.D. Rektor ke6 Unib dipimpin oleh Dr. Ridwan Nurazi, S.E.,M.Sc., Ak dengan masa jabatan 20132017 dan 20172021. Pada tanggal 5 Oktober 2021, Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E., M.Sc. dilantik sebagai Rektor ke7 Universitas Bengkulu. Keberadaan UNIB merupakan wujud nyata dari perjuangan yang tak kenal menyerah dari Gubernur Soeprapto yang mendapat dukungan penuh dari masyarakat, tokoh adat, Pemda Tk. I Bengkulu, dan perguruan tinggi swasta bernama Universitas Semarak Bengkulu (UNSEB). Dukungan universitas ini diwujudkan dalam bentuk penyerahan mahasiswa UNSEB sebagai cikal bakal UNIB beserta lahan Kampus seluas 24,9 Ha di Desa Beringin Raya Bengkulu. Kendala utama yang dihadapi pada saat proses pendirian UNIB berdasarkan hasil studi kelayakan yang dilakukan oleh Universitas Sriwijaya di antaranya yaitu tidak tersedianya tenaga edukatif, sehingga pada waktu itu disimpulkan bahwa di Bengkulu belum layak didirikan sebuah universitas negeri. Kendala tersebut akhirnya dapat diatasi setelah Gubernur Soeprato menjalin kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta atas petunjuk Presiden Soeharto. Realisasi dari hasil kerjasama tersebut dikirimlah beberapa tenaga edukatif dari UGM antara lain Prof. Ir. Soenjoto Sumodihardjo, Dr. Ir. Soekotjo, Drs. Sutarto, Ir. Supratoyo dan H. Hidjazi, S.H. untuk diperbantukan di UNIB baik sebagai pejabat struktural maupun sebagai tenaga edukatif. Mereka melakukan rekruitmen tenaga edukatif dari beberapa universitas di Jawa dan Sumatera.
Lihat Kampus Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang
Menu
Profil
Riwayat