Pengembang Alat Pertanian

Rentang Gaji: Rp2jt - Rp15jt

Tentang Karier

Ini dia info lengkap tentang karier impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

"Profesi pengembang alat pertanian merujuk pada individu yang bekerja dalam pengembangan dan perancangan alat, mesin, atau perangkat teknis untuk mendukung operasi pertanian. Mereka berfokus pada menciptakan solusi teknis yang dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan dalam sektor pertanian. Profesi ini melibatkan pemahaman mendalam tentang kebutuhan pertanian, teknologi terkini, dan prinsip-prinsip rekayasa. Pengembang alat pertanian merancang dan mengembangkan alat dan mesin yang digunakan dalam berbagai aspek pertanian, seperti traktor, mesin penanam, mesin pemanen, dan peralatan lainnya. Profesi ini terlibat dalam mengidentifikasi dan menerapkan teknologi baru yang dapat meningkatkan efisiensi dan performa alat pertanian. Ini bisa mencakup penggunaan sensor, kecerdasan buatan, dan teknologi digital dalam peralatan pertanian. Pengembang alat pertanian melakukan uji coba terhadap prototipe alat mereka untuk memastikan bahwa alat tersebut dapat berfungsi sesuai harapan di lapangan. Mereka juga melakukan evaluasi terhadap kinerja alat pertanian yang sudah ada untuk meningkatkan desain dan fungsi. Profesi ini juga melibatkan pemahaman dan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan dan lingkungan terkait dengan alat pertanian. Pengembang harus memastikan bahwa alat mereka memenuhi standar keamanan yang ditetapkan. Pengembang alat pertanian memainkan peran penting dalam mendukung modernisasi pertanian dan memberikan solusi teknis untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di sektor ini."

Jabatan

Ini dia jabatan yang tersedia di karier ini. Kamu bisa memilih jabatan yang sesuai dengan minatmu.

Perancang Alat Pertanian Penguji Alat Pertanian Ahli Inovasi Teknologi Manajer Proyek

Rekomendasi Jurusan

Rekomendasi jurusan kuliah di Program Studi ini, lengkap dengan prospek karier untuk masa depanmu

Lihat Jurusan Lainnya

Rekomendasi Kampus

Temukan beragam kampus yang sesuai dengan karier ini.

university
Negeri
logo
Universitas Tanjungpura
Universitas Tanjungpura didirikan pada tanggal 20 Mei 1959 dengan nama Universitas Daya Nasional di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Daya Nasional sebagai sebuah universitas swasta. Pendirinya merupakan tokoh-tokoh politik dan pemuka masyarakat Kalimantan Barat, yang dikoordinasikan langsung oleh Oevaang Oeraay. Pada saat berdiri universitas ini memiliki dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Tata Niaga. Para tenaga pengajar pada masa-masa tersebut adalah para sarjana dan sarjana muda yang terdapat di daerah Kalimantan Barat.[2] Status Universitas Daya Nasional berubah menjadi Universitas Negeri Pontianak berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 53 Tahun 1963 Tanggal 16 Mei 1963. Namun tanggal peringatan penetapan status universitas negeri ditetapkan 20 Mei 1963 dengan nama Universitas Negeri Pontianak dan ditandai pula dengan dibukanya dua fakultas baru yaitu Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik serta perubahan nama Fakultas Tata Niaga menjadi Fakultas Ekonomi. Sejalan dengan situasi politik RI tahun 1965, nama universitas diubah menjadi Universitas Dwikora (berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 278 Tahun 1965 tanggal 14 September 1965), sekaligus menandai pembukaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol).[3] Akhirnya nama Universitas Dwikora berganti lagi menjadi Universitas Tanjungpura (Untan), berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 171 Tahun 1967. Nama Universitas Tanjungpura ini berasal dari nama Kerajaan Tanjungpura yang terletak di Kalimantan Barat. Hingga saat ini, Untan telah memiliki sembilan Fakultas dengan jenjang pendidikan hingga doktoral (S3) serta memiliki Rumah Sakit Universitas Tanjungpura.
Lihat Kampus Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang
Menu
Profil
Riwayat